Cermin yang retak itu adalah milik kita. Tempat dimana kita biasanya mematut-matut diri. Disitu, kita biasanya melihat-lihat wajah tampan kita, bopeng kita, kekejian kita, keramahan kita, ketamakan kita, kemunafikan kita, dan semua yang tampil dari dalam tabir jiwa kita. Baca entri selengkapnya »
Arsip untuk 2D@y Mood
Hello Earth, Hello Heart !
Hati adalah cermin, tempat kita berkaca melihat bentuk dan rupa wajah kita. Begitu senandung sebuah lagu lama yang nuansanya memiliki nilai-nilai keabadian tentang makan kita sebagai makhluk berjasad dan berjiwa.
Tetapi, cermin siapakah hati itu?
Cermin kita atau cermin Tuhan yang dititipkan untuk memberikan makna segala rupa?Ketika Tuhan ingin dikenal, suatu hadis diungkapkan bahwa Tuhan adalah perbendaharaan tersembunyi. Dimana rahasia-Nya dan makhluk-Nya tersimpan sebagai permata kemuliaan manusia dan Diri-Nya.
Jika hati manusia mati, dikatakan bahwa manusia bisu, buta, dan tuli. Karena hati tak lagi bisa melihat dan memaknai rahasia kemuliaan jiwa diri sendiri. Dengan kemuliaan jiwa maka Tuhan akan tampil sesuai dengan apa yang bisa kita muliakan dan kita sucikan di dunia.
Sampai akhirnya kita sadari bahwa yang kita saksikan selama ini dalam bentuk dan rupa semua makhluk-Nya tak lebih dari Jamal dan Jalal-Nya.