Ada Lubang Dalam Sistem Pengetahuan Kita

Ada Lubang Dalam Sistem Pengetahuan Kita

( Missing Link (Bugs atau Hole) Dari Iskandar Dzulkarnain Hingga Melelehnya Sistem Sosial NKRI)

 

 

Bismillahir al-Rahmaan al-Rahiim.

 

 

Kapan kita pernah mendengar istilah “Missing Link?”. Saya yakin sebagian besar dari kita mengenal istilah “Missing Link” dari teori para anthropolog yang sampai hari ini masih mencari-cari dimanakah gerangan “Missing Link” dalam rantai sejarah manusia masa kini?

Baca entri selengkapnya »

Komentar (1) »

Iqra Dan Sucikan Jiwamu, Momentum Bagi Umat Islam Di Harkitnas

Liburan ini saya buat tulisan untuk Hari Kebangkitan Nasional yang gemanya baru saja lewat. Tulisan ini sebenarnya dikirimkan ke sebuah koran, tapi berhubung nggak diterbitkan jadi saya pajang saja disini. Tadinya mau dipublikasikan di multiply, tapi entah kenapa juga saya kok nggak bisa mengaksesnya. Jadi, saya publikasikan saja disini, my secret blog Bait al-Qadissah. Beruntunglah kalau kalian menemukan Blog saya yang satu ini soale memang belum dipublikasikan kecuali kebeberapa teman. Baca entri selengkapnya »

Komentar (1) »

Al Qur’an, Pedoman Bagi Semua Manusia

Al Qur’an sebagai Kitab Wahyu adalah al-Qur’an yang menjadi Dzikrul Lil ‘Aalamin dan menjadi The Book Of Everything yang akan menjadi sumber pengetahuan yang optimum dimana pengetahuan masa lalu, masa kini, dan masa depan manusia tercermin didalamnya sebagai Wahyu Ilahi yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW. Baca entri selengkapnya »

Komentar (2) »

“Wake Up!!!”, Al Qur’an Bukan Sekedar Produk Budaya

Banyak diskursus yang berkembang dewasa ini dalam berbagai wilayah diskusi baik yang formal maupun informal tentang al-Qur’an dan kebudayaan. Dalam hal ini yang disorot adalah kebudayaan Arab sebagai tempat dimana al-Qur’an diwahyukan Tuhan. Dengan tulisan ini saya sebenarnya lebih meyakini bahwa Al Qur’an sebagai Kitab Wahyu bagi Umat Manusia dengan nilai-nilai yang universal bukan sekedar produk budaya lokal Arab meskipun ia diturunkan di tanah Arab. Baca entri selengkapnya »

Komentar (2) »

Hikayat Imajinal Adam Aulia (Adimulya)

12300 tahun yang lalu, di suatu tempat di Planet Bumi seorang manusia mulai bertanya-tanya setelah ribuan tahun generasinya timbul tenggelam dalam celoteh yang tak berkesudahan. Pertanyaan yang sebenarnya telah sepintas sepintas ia dengan dari nenek moyang kaumnya yang menjadi pemburu. Ia adalah Adam, seorang yang ditakdirkan untuk menguraikan rahasia dirinya sendiri mulai dari sekujur tubuhnya yang diselimuti kulit bulu , sampai jempol jari kakinya yang lebar dan tebal. Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »